LAceh Tamiang — Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Langsa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Program Pendampingan dan Pemulihan Psikososial Lansia Penyintas Banjir Bandang” di Desa Cempa, Aceh Tamiang.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian akademisi terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana, khususnya kelompok lanjut usia yang membutuhkan perhatian dan pendampingan dalam proses pemulihan pascabencana. Banjir bandang tidak hanya menimbulkan dampak fisik dan kerugian material, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis, sosial, serta kesejahteraan emosional para penyintas.

Program pendampingan tersebut menghadirkan Marimbun, M.Pd. dan Wan Chalidaziah, M.Pd. sebagai pemateri. Keduanya memberikan pendampingan yang diarahkan pada penguatan kondisi psikososial lansia, membangun kembali rasa aman dan percaya diri, serta membantu penyintas menghadapi pengalaman sulit setelah bencana.
Melalui pendekatan Bimbingan dan Konseling Islam, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi para lansia untuk mengungkapkan pengalaman, perasaan, dan berbagai persoalan yang mereka hadapi setelah mengalami bencana. Pendampingan juga diarahkan untuk memperkuat dukungan sosial dan nilai-nilai spiritual sebagai bagian dari proses pemulihan.
Ketua panitia kegiatan, Fitria Husna, MA., bersama tim PkM turut mendukung pelaksanaan program agar berjalan secara partisipatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Cempa.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran Prodi BKI IAIN Langsa dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan keilmuan Bimbingan dan Konseling Islam dalam menghadapi persoalan sosial dan psikologis masyarakat terdampak bencana.
Semangat kegiatan tersebut tercermin dalam pesan yang diusung pada kegiatan, yaitu “Pulih Bersama, Bangkit Bersama, Lebih Kuat Bersama.” Pesan ini menjadi pengingat bahwa proses pemulihan pascabencana membutuhkan kebersamaan, dukungan, dan kepedulian berbagai pihak.
Melalui program pendampingan berkelanjutan, Prodi BKI IAIN Langsa berharap masyarakat, khususnya para lansia penyintas banjir bandang di Desa Cempa, dapat memperoleh dukungan yang memadai untuk kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang, kuat, dan optimistis.



