Kota Langsa – IAIN Langsa menggelar seminar bertema “Dakwah dan Sikap Moderasi Beragama Menuju Indonesia Bangkit 2023” pada Senin, 16 Januari 2023. Acara ini berlangsung di Aula Bara...
Kota Langsa – IAIN Langsa menggelar seminar bertema “Dakwah dan Sikap Moderasi Beragama Menuju Indonesia Bangkit 2023” pada Senin, 16 Januari 2023. Acara ini berlangsung di Aula Barat IAIN Langsa dan dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum yang tertarik pada isu moderasi beragama dalam konteks dakwah di Indonesia.
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber ahli, yaitu Dr. Mawardi Siregar, M.A., Dr. H. Tata Sukayat, M.Ag., dan Dr. Hasan Sajali, M.A., yang membahas tentang pentingnya sikap moderasi beragama dalam membangun Indonesia yang lebih damai, adil, dan sejahtera.
Dr. Mawardi Siregar, M.A., dalam pemaparannya, menjelaskan bahwa dakwah yang mengedepankan moderasi beragama memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang harmonis. Menurutnya, moderasi beragama bukan hanya tentang toleransi, tetapi juga tentang mengedepankan prinsip-prinsip keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Dakwah yang moderat dapat menjadi kekuatan besar dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Moderasi beragama harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga negara,” ujar Dr. Mawardi.
Dr. H. Tata Sukayat, M.Ag., menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara dengan keberagaman agama dan budaya perlu menegakkan prinsip moderasi beragama untuk menghindari radikalisasi dan konflik. Ia menekankan bahwa moderasi beragama dapat menjadi solusi untuk mengatasi perbedaan dan mendorong persatuan dalam keberagaman.
“Dalam menghadapi tantangan zaman, penting bagi umat beragama untuk tidak hanya menjaga keyakinan, tetapi juga memahami dan menghormati perbedaan. Moderasi beragama menjadi kunci dalam membangun Indonesia yang bangkit, maju, dan damai,” jelas Dr. Tata Sukayat.
Sementara itu, Dr. Hasan Sajali, M.A., menambahkan bahwa sikap moderasi beragama dalam dakwah dapat menciptakan ruang bagi dialog antaragama dan mempererat hubungan antar umat beragama. Ia juga menjelaskan bahwa pendidikan agama yang berbasis pada nilai-nilai moderasi sangat penting untuk generasi muda dalam menjaga perdamaian dan kesejahteraan bangsa.
“Dakwah yang membawa pesan moderasi akan membentuk masyarakat yang lebih inklusif dan terbuka, serta dapat mengurangi potensi konflik yang disebabkan oleh perbedaan pandangan agama,” ujar Dr. Hasan.
Seminar ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, di mana peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai implementasi moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa peserta mengungkapkan keprihatinan terhadap meningkatnya intoleransi, namun mereka merasa optimis bahwa melalui dakwah yang moderat, perdamaian dapat tercipta di Indonesia.
Acara ini ditutup dengan harapan bahwa melalui seminar ini, peserta dapat lebih memahami pentingnya sikap moderasi beragama dalam menghadapi tantangan global dan membangun Indonesia yang lebih baik menuju Indonesia Bangkit 2023.