Langsa, 16 Agustus 2025 — Ketua Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa, Yogi Febriandi, mendapat kehormatan untuk hadir sebagai pemb...
Langsa, 16 Agustus 2025 — Ketua Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa, Yogi Febriandi, mendapat kehormatan untuk hadir sebagai pembicara sekaligus moderator panel dalam 8th Human Rights Conference (Konferensi Internasional Hak Asasi Manusia (HAM) ke-8) yang diselenggarakan di Universitas Airlangga, Surabaya, pada 13–14 Agustus 2025.
Konferensi bergengsi ini merupakan agenda tahunan yang melibatkan berbagai universitas dan lembaga internasional, di antaranya University of Sydney, Universitas Airlangga, Komnas HAM, Sepaham, CHRM2, dan ISFORB. Sejak pertama kali digelar delapan tahun lalu, forum ini konsisten menjadi ruang pertemuan bagi akademisi, peneliti, serta praktisi HAM dari berbagai belahan dunia.

Tahun ini, konferensi mengangkat tema besar mengenai disrupsi teknologi dan regresi demokrasi yang tengah menjadi fenomena global. Dalam salah satu panel diskusi bertajuk “Religion and Human Rights”, Yogi Febriandi memimpin jalannya diskusi sekaligus memberikan pandangan terkait dinamika hubungan antara agama dan HAM. Panel ini membahas aspek ideologis, praktik di lapangan, serta tantangan yang muncul dalam mempertemukan nilai-nilai agama dengan prinsip-prinsip HAM.
Menurut Yogi, keterlibatan Prodi PPI IAIN Langsa dalam forum internasional semacam ini menunjukkan peran penting perguruan tinggi Islam di Aceh dalam memberikan kontribusi pemikiran kritis di level global.
Partisipasi Ketua Prodi PPI IAIN Langsa ini diharapkan dapat memperluas jejaring akademik sekaligus membuka ruang kolaborasi penelitian dan pengembangan wacana HAM serta agama di masa depan.