Fakultas

Fakultas 29 Sep 2025

Bangun Generasi Moderat, SEMA FUAD Gelar Workshop Bersama Trainer Nasional

Tim Redaksi FUAD
Admin FUAD
43 views 2 min read

FUAD IAIN Langsa – Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa sukses menggelar Workshop Moderasi Beragama dengan tema “Membangun Iklim Moderat: Dari Pe...

FUAD IAIN Langsa – Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa sukses menggelar Workshop Moderasi Beragama dengan tema “Membangun Iklim Moderat: Dari Persepsi Menuju Aksi” pada Senin, (tanggal kegiatan).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber nasional yang kompeten, yakni Trainer Moderasi Beragama Nasional, *Dedy Surya, M.Psi* dan akademisi muda *Budi Juliandi, M.A.* dengan topik menarik “Gen Z yang Moderat.” Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FUAD, *Dr. Mawardi, M.S.I*, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen moderasi di tengah masyarakat. “Moderasi beragama bukan hanya konsep, tetapi harus menjadi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa adalah motor penggerak terciptanya iklim yang inklusif dan harmonis,” ungkapnya. Workshop dilaksanakan dalam dua sesi, pagi dan siang, dengan melibatkan seluruh Wakil Dekan, dosen pembina, serta puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan. Pada sesi pertama, Dedy Surya memaparkan bagaimana cara membangun persepsi moderasi yang sehat di kalangan mahasiswa. Ia mengajak peserta memahami konsep moderasi bukan sebagai kompromi nilai, tetapi keseimbangan antara keyakinan pribadi dan penghormatan terhadap keberagaman. Sesi kedua diisi oleh Budi Juliandi yang fokus membahas peran Gen Z sebagai generasi digital yang mampu menjadi duta moderasi. Ia menekankan bahwa generasi muda perlu memanfaatkan media sosial secara positif untuk menyebarkan pesan toleransi, anti-ekstremisme, dan persaudaraan.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga pengurus SEMA FUAD 2025 menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan berharap kegiatan ini mampu menjadi momentum berkelanjutan. “Kami ingin menciptakan ruang diskusi yang produktif agar nilai moderasi beragama benar-benar menjadi gaya hidup mahasiswa,” ujarnya. Workshop ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan komitmen bersama peserta untuk menjadi pelopor terciptanya lingkungan kampus yang damai dan inklusif.

Tags:
Terakhir diupdate: 02 Feb 2026 14:12