Seminar Nasional Implementasi Bimbingan dan Konseling pada Kurikulum Merdeka Digelar Secara Daring dalam Rangka Milad BKI FUAD IAIN Langsa
Tulisan 06 Dec 2023

Seminar Nasional Implementasi Bimbingan dan Konseling pada Kurikulum Merdeka Digelar Secara Daring dalam Rangka Milad BKI FUAD IAIN Langsa

Tim Redaksi FUAD
Admin FUAD
64 views 2 min read

Kota Langsa – Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa menggelar Seminar Nasional bertajuk “Implementasi Bimbingan dan Kon...

Kota Langsa – Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa menggelar Seminar Nasional bertajuk “Implementasi Bimbingan dan Konseling pada Kurikulum Merdeka” pada Rabu, 6 Desember 2024. Acara ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dalam rangka memperingati Milad BKI FUAD IAIN Langsa yang ke-10.

Seminar ini bertujuan untuk membahas implementasi dan peran penting bimbingan dan konseling dalam mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka di Indonesia. Dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari akademisi, praktisi pendidikan, mahasiswa, dan masyarakat umum, acara ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Dalam pembukaannya, Dekan FUAD IAIN Langsa menyampaikan pentingnya bimbingan dan konseling dalam membantu mahasiswa menavigasi proses pembelajaran di era Kurikulum Merdeka. “Kurikum Merdeka memberikan ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri. Oleh karena itu, peran bimbingan dan konseling sangat krusial dalam memfasilitasi proses tersebut,” ujar Dekan FUAD.

Narasumber utama, Wan Chalidaziah, M.Pd., dalam pemaparannya menjelaskan bagaimana Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk memilih mata kuliah sesuai minat dan bakat. Namun, tantangan yang dihadapi adalah bagaimana mendampingi mahasiswa agar bisa memilih pilihan yang tepat sesuai dengan potensi diri mereka.

“Bimbingan dan konseling menjadi sarana yang efektif untuk membantu mahasiswa memahami dirinya, menentukan tujuan pendidikan, serta merencanakan masa depan dengan bijak dalam kerangka Kurikulum Merdeka,” jelas Wan Chalidaziah, M.Pd.

Seminar ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif, di mana peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan bimbingan dan konseling dalam Kurikulum Merdeka, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan peran konselor di pendidikan tinggi.

Acara ini ditutup dengan harapan bahwa seminar ini dapat memberikan wawasan baru bagi peserta tentang pentingnya bimbingan dan konseling dalam menghadapi tantangan di era pendidikan Merdeka. BKI FUAD IAIN Langsa berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan yang lebih inklusif dan berbasis pada pengembangan karakter mahasiswa.

Tags:
Terakhir diupdate: 03 Feb 2026 14:18