Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pemikiran Politik Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa sukses menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Dynamics of Contemporary...
Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pemikiran Politik Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa sukses menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Dynamics of Contemporary Islamic Political Thought: From Methodology to Global Challenges” pada Jumat, 10 Oktober 2025. Kegiatan ini menghadirkan para akademisi dan peneliti dari berbagai universitas nasional dan internasional yang membahas beragam pendekatan dan tantangan global dalam studi politik Islam masa kini.
Empat pembicara utama tampil dalam forum ilmiah ini. Hurriyah, dosen dari Universitas Indonesia, membuka sesi dengan paparan mengenai pendekatan-pendekatan dalam ilmu politik yang relevan untuk memahami perubahan pemikiran politik Islam di era modern. Sesi kedua diisi oleh Subandri Simbolon dari Radboud University, Belanda, yang menyoroti kajian kritis hubungan agama dan lingkungan sebagai wacana baru dalam studi politik keislaman.
Selanjutnya, Eko Cahyono dari Institut Pertanian Bogor (IPB) membahas keterkaitan antara agama, politik, dan keadilan lingkungan dalam konteks sosial-ekologis Indonesia. Adapun Antje Missbach dari Bielefeld University, Jerman, menutup sesi seminar dengan topik politik perlindungan pengungsi di Asia Tenggara, yang menyoroti dimensi kemanusiaan dan peran negara-negara Muslim dalam isu global tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FUAD, Dr. Danil Putra Arisandy, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program capacity building yang menargetkan peningkatan kapasitas intelektual mahasiswa. “Mahasiswa Program Studi Politik Islam tidak hanya diharapkan memahami isu-isu politik di konteks lokal, tetapi juga mampu membaca dinamika global yang terus berubah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Danil menegaskan bahwa seminar internasional ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program internasionalisasi kampus yang tengah digalakkan oleh Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA. “Rektor saat ini mendorong agar mahasiswa dan dosen memiliki jejaring akademik internasional. Karena itu, kegiatan seperti seminar internasional HMJ PPI ini menjadi langkah nyata Fakultas FUAD dan Prodi PPI untuk memperkuat kolaborasi lintas negara,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi yang memperkaya perspektif tentang politik Islam di tengah tantangan globalisasi, krisis lingkungan, dan isu kemanusiaan internasional.

Dengan terselenggaranya seminar internasional ini, HMJ PPI IAIN Langsa menegaskan komitmennya untuk menjadi ruang intelektual yang terbuka, progresif, dan relevan dengan perkembangan zaman — sebuah kontribusi nyata mahasiswa dalam memperkuat tradisi ilmiah dan memperluas cakrawala pemikiran politik Islam kontemporer.
Berita Terkait
Prodi Pemikiran Politik Islam- FUAD IAIN Langsa, YKMI, dan UNHCR Implementasi Kerjasama Pengabdian Tentang Politik Pengungsi bagi Pelajar SMA di Aceh‑Sumatra Utara
PIK-M Syifaul Qulub FUAD IAIN Langsa Lakukan Pengabdian Masyarakat di SMA Negeri 1 Tamiang Hulu