Mahasiswa FUAD IAIN Langsa Gelar KKN Mandiri Tematik Pesantren Kilat Ekoteologi di Lokasi Banjir Bandang Aceh Tamiang
Berita Utama 25 Feb 2026

Mahasiswa FUAD IAIN Langsa Gelar KKN Mandiri Tematik Pesantren Kilat Ekoteologi di Lokasi Banjir Bandang Aceh Tamiang

Administrator
Admin FUAD
65 views 2 min read

Aceh Tamiang – Sebanyak 30 mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa melaksanakan KKN Mandiri Tematik bertajuk Pesantren Kilat Ekoteologi di lokasi terdampak bencana banjir bandang, tepatnya di Desa Pantai Cempa, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi mahasiswa dari tiga program studi, yakni Prodi Pemikiran Politik Islam, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Prodi Psikologi Islam. Pelepasan peserta KKN Mandiri dilaksanakan pada 25 Februari 2026, dengan masa pengabdian selama 23 hari.

Program ini dirancang sebagai bentuk respons akademik dan sosial terhadap kondisi masyarakat pascabencana. Mengusung pendekatan ekoteologi, mahasiswa tidak hanya hadir memberikan bantuan moral dan spiritual, tetapi juga melakukan pendampingan berbasis analisis ilmiah dan kemanusiaan.

Adapun program utama yang dilaksanakan meliputi:

  1. Analisis Risiko Bencana – Mahasiswa melakukan pemetaan risiko dan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan lingkungan.

  2. Pendampingan Psikososial – Memberikan dukungan psikologis kepada anak-anak dan masyarakat terdampak banjir guna memulihkan trauma dan memperkuat ketahanan mental.

  3. Pesantren Kilat Ekoteologi – Kegiatan edukatif keagamaan yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dengan kesadaran lingkungan hidup.

  4. Tadarus Al-Qur’an – Menghidupkan kembali semangat spiritual masyarakat melalui kegiatan tadarus bersama.

Kegiatan KKN Mandiri ini didukung dan didanai oleh berbagai lembaga kemanusiaan dan sosial, di antaranya Dompet Dhuafa, Hakka Aceh, Permata Aceh, Fobi Aceh, Save the Children, serta Jaringan Gusdurian.


Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan keilmuan yang diperoleh di bangku kuliah dalam bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Selain itu, program ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga kemanusiaan dalam membangun ketahanan sosial, spiritual, dan ekologis masyarakat pascabencana.


KKN Mandiri Tematik Pesantren Kilat Ekoteologi ini menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai agen intelektual, tetapi juga sebagai agen perubahan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat yang membutuhkan.

Tags:
Terakhir diupdate: 03 Apr 2026 21:52