Langsa, Aceh (5 Desember 2024) – Ketua Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa, Dr. Zulkarnain, M.A., memberikan m...
Langsa, Aceh (5 Desember 2024) – Ketua Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa, Dr. Zulkarnain, M.A., memberikan materi edukasi bertema pengelolaan stres bagi lansia dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Hutan Lindung Kota Langsa, Kamis (5/12/2024).
Kegiatan ini dilaksanakan di area Hutan Lindung Kota Langsa, yang suasananya alami dan mendukung aktivitas relaksasi. Acara tersebut diikuti oleh lansia dari berbagai komunitas di Kota Langsa, dengan dukungan dari Tim Pelaksana Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Langsa.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran lansia akan pentingnya pengelolaan stres, mengingat kelompok usia ini rentan terhadap gangguan psikologis yang disebabkan oleh perubahan fisik, sosial, dan emosional.
Dalam paparannya, Dr. Zulkarnain, M.A., menjelaskan tiga tipe utama stres yang sering dialami oleh lansia, yaitu:
1. Stres akibat kesehatan, yang timbul dari penyakit atau penurunan kondisi fisik.
2. Stres karena isolasi sosial, yang disebabkan oleh kurangnya interaksi dengan keluarga dan masyarakat.
3. Stres akibat perubahan peran dalam keluarga, seperti kehilangan tanggung jawab yang sebelumnya diemban.
Untuk mengatasi hal tersebut, ia menyarankan enam langkah praktis dalam pengelolaan stres, yaitu:
1. Melakukan relaksasi melalui teknik pernapasan dan meditasi.
2. Menjalin komunikasi yang baik dengan keluarga dan teman.
3. Mempertahankan pola hidup sehat, seperti olahraga ringan secara rutin.
4. Mengikuti kegiatan sosial atau komunitas untuk meningkatkan interaksi.
5. Mengembangkan hobi atau aktivitas yang menyenangkan.
6. Memahami dan menerima perubahan sebagai bagian dari proses kehidupan.
Kegiatan ini berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang melibatkan partisipasi aktif dari para lansia.Selain itu, peserta diajak untuk mencoba latihan relaksasi sederhana di alam terbuka, dipandu langsung oleh Reni Oktari ,SE salah satu fasilitator acara.
“Kami berharap, dengan kegiatan ini, para lansia dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mental di usia lanjut. Kami juga ingin menjadikan Hutan Lindung Kota Langsa sebagai tempat yang mendukung kesehatan fisik dan mental masyarakat,” ungkap Dr. Zulkarnain di akhir kegiatan.
Dengan adanya edukasi semacam ini, diharapkan lansia di Kota Langsa dapat menjalani hari tua dengan lebih sehat dan bahagia, baik secara fisik maupun mental.