Fuad-. Tanggal 11 Agustus melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat tentang Moderasi Beragama terhadap masyarakat Aceh Tamiang Kegiatan ini berlangsung pada hari minggu di Desa Bukit Rata, dala...
Fuad-. Tanggal 11 Agustus melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat tentang Moderasi Beragama terhadap masyarakat Aceh Tamiang
Kegiatan ini berlangsung pada hari minggu di Desa Bukit Rata, dalam kegiatan seminar moderasi beragama yang bertema Peran Moderasi Agama terhadap pendidikan Karakter di Era Milenial, kegiatan ini juga bekerjasama dengan Yayasan Tahsin Qur'an Al Faaz dalam rangka perhargaan kelulusan daurah Tahsin Qur'an . Kegiatan ini mendatangkan 3 dosen IAIN Langsa sebagai pemateri yaitu Dr.Muhammad Nasir, MA , Cut Fauziah, Lc.M.TH dan Awaluddin, M.Pd.
Dalam paparannya, Muhammad Nasir menyampaikan bahwa paradigma beragama di Indonesia menjadi latar belakang lahirnya konsep moderasi beragama yang kini gencar disosialisasikan.
"Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan memberikan dampak pemahaman terhadap masyarakat bagaimana kita bermoderasi beragama yang mana banyak masyarakat disini belum memahami hal tersebut, Mensosialisasikan konsep moderasi beragama merupakan salah satu cara paling efektif untuk menciptakan kehidupan harmonis antar umat beragama, khususnya di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Awaluddin, M.Pd. menyampaikan kepada peserta agar menjadi agen moderasi beragama yang dapat menciptakan suasana harmonis di lokasi pengabdian masing-masing.
“Masyarakat telah lama mengenali IAIN Langsa sebagai kampus Islam, dan mahasiswanya sebagai orang-orang yang Islami dan agamis. Harapan kami, teman-teman sekalian dapat menjadi duta UIN yang moderat dalam pengabdian nantinya,” pungkasnya.
Cut Fauziah, menyampaikan bahwa sebagai negara multikultural, keragaman di Indonesia harus tetap dijaga dan diharapkan tetap eksis dalam mempertahankan kesatuan dan persatuan bangsa.
“Sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila, moderasi beragama merupakan upaya mengambil jalan tengah dalam menyikapi maraknya persoalan keberagaman,” jelasnya.
Menurutnya, perkembangan dunia digital telah menyentuh segala aspek kehidupan, sehingga diperlukan pengelolaan yang baik agar masyarakat mampu menerima digitalisasi dengan pemahaman yang baik, sehingga terhindar dari informasi yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.
Peserta kegiatan ini terdiri dari santri, wali santri, mahasiswa berjumlah 80 orang.
_2.jpg)
Berita Terkait
Prodi Pemikiran Politik Islam- FUAD IAIN Langsa, YKMI, dan UNHCR Implementasi Kerjasama Pengabdian Tentang Politik Pengungsi bagi Pelajar SMA di Aceh‑Sumatra Utara
PIK-M Syifaul Qulub FUAD IAIN Langsa Lakukan Pengabdian Masyarakat di SMA Negeri 1 Tamiang Hulu