PEREULAK ACEH TIMUR- Dosen IAIN Langsa bidang Hukum Media Sosial Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah Dr. DANIL Putra Arisandy, M. KOM. Imenjadi salah seorang TIM perumus pada Debat Calon Bupati-Wakil...
PEREULAK ACEH TIMUR- Dosen IAIN Langsa bidang Hukum Media Sosial Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah Dr. DANIL Putra Arisandy, M. KOM. Imenjadi salah seorang TIM perumus pada Debat Calon Bupati-Wakil Bupati Aceh Timur. Kegiatan itu dilaksanakan di Aula Dinas Perhubungan, Idi Rayeuk, Aceh Timur, Selasa (12/11/2024).
Pada debat tersebut selain Dr. Danil Putra Arisandy, M. Kom. I, juga ada akademisi dari Tokoh Masyarakat (Muhammad Reza, S. Pd. GR) dan dari IAIN Langsa (Dr. Muhammad Dayyan) . "Para perumus bertanggung jawab untuk menyusun issu-issu strategis dan melahirkan soal-soal untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati, dengan mengangkat tema “Strategi Membangun Aceh Timur yang Bermartabat”.
Lebih lanjut Danil menambahkan, Sub-sub tema debat disusun berdasar isu-isu strategis di Kabupaten Aceh Timur seperti Penegakan Syariat Islam, pendidikan bagi masyarakat, Pelayanan kesehatan, tata kelola pemerintahan berbasis teknologi,peningkatan sumber Daya manusia (SDM) dan ekonomi mikro. Keenam sub tema tersebut diambil berdasarkan visi-misi pasangan calon bupati dan wakil bupati.
Debat sendiri berlangsung dalam enam segmen, dimulai dengan segmen pertama perkenalan visi dan misi pasangan calon. Pada segmen ini, masing-masing paslon memperkenalkan visi-misi mereka untuk membawa perubahan selama lima tahun mendatang di Aceh Timur apabila mereka terpilih.
Pada segmen kedua, menurut danil, dilakukan pendalaman visi. "Setiap paslon secara bergiliran mengambil bola dari fishbowl yang berisi pertanyaan. Paslon yang mendapat pertanyaan langsung menjawab, sementara paslon lain diberi kesempatan untuk menanggapi. Format ini berlanjut hingga semua paslon berkesempatan saling tanya dan jawab," jelasnya.
Segmen ketiga semakin seru dan mengundang perhatian dari tamu undangan, karena giliran calon wakil bupati yang mengambil fishbowl dan menjawab pertanyaan kemudian ditanggapi oleh paslon lain secara bergiliran.
Segmen keempat, para paslon diberikan kesempatan untuk saling bertanya dan menanggapi langsung pertayaan tersebut. Pada segmen ini suasana debat semakin dinamis karena karena pertanyaan-pertanyaan kritis di antara paslon yang mmebuat suasana semakin menarik penonton.
Debat ditutup statemen masing-masing paslon dengan memberikan kesimpulan dari visi dan misi mereka.
Ketua KIP Aceh Timur, Yusri, menjelaskan bahwa debat ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan KPU Nomor 1363 Tahun 2024, yang mengharuskan penyelenggaraan debat publik bagi pasangan calon dalam Pilkada 2024. Debat ini diselenggarakan sesuai aturan KPU, agar masyarakat bisa menyaksikan langsung visi-misi para calon dalam memimpin Aceh Timur.
Berita Terkait
Prodi Pemikiran Politik Islam- FUAD IAIN Langsa, YKMI, dan UNHCR Implementasi Kerjasama Pengabdian Tentang Politik Pengungsi bagi Pelajar SMA di Aceh‑Sumatra Utara
PIK-M Syifaul Qulub FUAD IAIN Langsa Lakukan Pengabdian Masyarakat di SMA Negeri 1 Tamiang Hulu