Dosen FUAD IAIN Langsa Menjadi Pendiskusi Pada Workshop Pengungsi Luar Negeri yang Diselenggarakan UNHCR
Jurusan Pemikiran Politik Islam 30 Dec 2024

Dosen FUAD IAIN Langsa Menjadi Pendiskusi Pada Workshop Pengungsi Luar Negeri yang Diselenggarakan UNHCR

Tim Redaksi FUAD
Admin FUAD
93 views 2 min read

Lhokseumawe, 30-31 Desember 2024 — Dalam upaya meningkatkan akses pendidikan bagi pengungsi luar negeri di Aceh, UNHCR menggelar workshop bertajuk “Meningkatkan Akses Pendidikan bagi Pengu...

Lhokseumawe, 30-31 Desember 2024 — Dalam upaya meningkatkan akses pendidikan bagi pengungsi luar negeri di Aceh, UNHCR menggelar workshop bertajuk “Meningkatkan Akses Pendidikan bagi Pengungsi Luar Negeri di Aceh”. Acara ini diadakan di Lhokseumawe dan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, International Organization for Migration (IOM), serta sejumlah lembaga internasional lainnya.

Yogi Febriandi, dosen sekaligus Ketua Program Studi Pemikiran Politik Islam Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa, menjadi salah satu pendiskusi dalam workshop ini. Dalam sesi pembahasannya, Yogi menekankan pentingnya kolaborasi antara UNHCR dan perguruan tinggi di Aceh untuk mendukung kajian tentang pengungsi luar neger. “Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pengungsi melalui pengembangan penelitian dan pemberdayaan pendidikan,” ungkap Yogi.

Acara ini juga menjadi momentum penting untuk menjalin kerja sama antara UNHCR dan IAIN Langsa dalam pengkajian isu-isu terkait pengungsi. Dr. T. Wildan, MA, Dekan FUAD IAIN Langsa, menyampaikan harapannya agar kerja sama ini terus berlanjut. “Kami berharap ada peluang yang lebih besar untuk pengembangan kajian terkait pengungsi luar negeri di Aceh. Kehadiran Yogi Febriandi sebagai pendiskusi menunjukkan sinergi yang baik antara Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Langsa dengan UNHCR,” ujarnya.

Selain pembahasan mengenai pendidikan, workshop ini juga membahas langkah-langkah konkret untuk memastikan pengungsi di Aceh mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkeadilan. Acara ini diharapkan menjadi titik awal untuk kolaborasi lebih lanjut antara pihak-pihak yang peduli terhadap isu pengungsi.

Tags:
Terakhir diupdate: 03 Feb 2026 18:21